Dikeluhkan Warga, Pembangunan Jalan Desa Ambawang akan Rampung Bertahap
KUBU RAYA, insidepontianak.com — Pembangunan jalan di Desa Ambawang, Kecamatan Kubu, Kabupaten Kubu Raya, belum sepenuhnya dirasakan masyarakat.
Hingga kini, akses utama desa masih berupa tanah kuning. Berlubang. Licin saat hujan. Becek dan sulit dilalui.
Kondisi tersebut menjadi keluhan warga bertahun-tahun. Jalan itu akses vital. Desa Ambawang menyimpan potensi wisata alam yang menjanjikan.
Ada Bukit Batu Wangkang, Embung Parung, air terjun, hingga destinasi alam lain yang mulai dikenal wisatawan.
Pemerintah desa mencatat, dalam sebulan terakhir, sekitar 1.800 pengunjung datang berwisata. Namun akses jalan justru menjadi penghambat.
“Kalau melihat potensi yang ada, kondisi jalan di desa kita malah membuat pengunjung enggan datang,” keluh Kepala Desa Ambawang, Fransisco, melansir dari YouTube TVRI Kalbar.
Ia menyebut, sejak 1997 hingga kini, belum ada pembangunan atau perbaikan jalan yang benar-benar signifikan. Baik melalui dana pemerintah maupun pihak swasta.
“Hampir 30 tahun belum ada pembenahan jalan di desa kita,” katanya.
Keluhan tersebut mendapat respons dari Pemerintah Kabupaten Kubu Raya. Bupati Kubu Raya, Sujiwo, memastikan pembangunan jalan menuju Desa Ambawang mulai direalisasikan tahun ini.
Pemerintah daerah merencanakan membangun jalan sepanjang 40 kilometer. Jalur itu akan menghubungkan Pinang Luar, Pinang Dalam, Kampung Baru, Air Putih, hingga Ambawang Gunung.
Untuk tahap awal, pemerintah telah mengantongi dukungan Dana Bagi Hasil (DBH) sebesar Rp10 miliar. Anggaran itu diperkuat sumber pendanaan lain hingga mendekati Rp20 miliar. Pekerjaan fisik pun mulai berjalan.
“Karena jalan lingkarnya cukup panjang, maka tahun berikutnya pembangunan akan dilanjutkan dari Air Putih ke Kampung Baru,” kata Sujiwo, Kamis (8/1/2026).
Ia tak menampik adanya keterbatasan fiskal yang dihadapi daerah. Namun Sujiwo menegaskan, pembangunan infrastruktur dasar tetap menjadi prioritas.
“Infrastruktur tidak boleh terganggu. Strateginya akan kami atur bersama Sekda dan tim keuangan daerah,” ujarnya.
Pemerintah berharap pembangunan bertahap ini mampu membuka akses, menggerakkan ekonomi, dan mengangkat potensi wisata Desa Ambawang yang selama ini terisolasi.***
Penulis : Gregorius
Editor : Abdul Halikurrahman
Tags :

Leave a comment