Demonstran Bakar Pembatas Jalan dan Rusak Fasilitas di Tugu Digulis Untan, Polisi Terus Pukul Mundur Massa

29 Agustus 2025 19:12 WIB
Demonstran melakukan pembakaran di Bundaran Digulis Untan. (Insidepontianak.com/Andi Ridwansyah)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Hingga malam ini, Jumat (29/8/2025), kericuhan antara mahasiswa dan polisi terus terjadi, di Jalan Ahmad Yani Pontianak. 

Usai dipaksa mundur dari gedung DPRD Kalbar, massa yang berdemo menolak kenaikan tunjangan DPR, semakin bringas. Pendemo menyerang polisi dengan batu, dan membakar pembatas jalan. 

Akibatnya, kondisi lalau lintas di Jalan Ahmad Yani, dibuat satu arah. Kepolisian terus berupaya menghalau massa. Tembakan gas air mata terus dilancarkan. Kendaraan taktis juga dikerahkan. 

Namu massa terus melakukan perlawanan. Kini, pembatas jalan di Tugu Digulus Untan sudah rata. Papan plang juga dirusak. Aksi lebaran batu masih terus terjadi. 

Demo mahasiswa ini sudah terjadi tiga hari berturut-turut. Hari ini, mahasiswa membawa lima tuntutan. 

Pertama, menolak kenaikan tunjangan DPR RI yang dinilai mencederai rasa keadilan sosial.

Kedua, mendesak pencopotan Kapolresta Pontianak buntut dugaan represifitas aparat pada aksi sebelumnya.

Ketiga, menuntut pemerataan pembangunan di Kalimantan Barat.

Keempat, mendesak pengesahan RUU Perampasan Aset sebagai upaya pemberantasan korupsi.

Kelima, menagih komitmen pemerintah atas janji penciptaan lapangan kerja.***

 


Penulis : Andi Ridwansyah
Editor : Abdul Halikurrahman

Leave a comment

huja

Berita Populer

Seputar Kalbar