Disdukcapil Kubu Raya Hadirkan Layanan Ramah Perempuan Setiap Jumat

29 Agustus 2025 14:01 WIB
Disdukcapil Kubu Raya saat melaunching inovasi program Jumpa Perempuan, Jumat (29/8/2025). (Insidepontianak.com/Greg)

KUBU RAYA, insidepontianak.com – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kubu Raya meluncurkan inovasi bertajuk: Jumat Pelayanan Afirmasi Perempuan atau Jumpa Perempuan, Jumat (29/8/2025).

Kehadiran pelayanan itu disambut baik oleh perempuan di Kabupaten Kubu Raya. Sebab kini mereka mempunyai ruang inklusif ramah perempuan, sehingga merasa nyaman untuk mengurus dokumen kependudukan.

Adapun layanan khusus itu dibuka setiap hari Jumat mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB. Kepala Disdukcapil Kubu Raya, Nurmarini menjelaskan, gagasan ini lahir dari kondisi riil masyarakat.

Di mana, jumlah penduduk laki-laki dan perempuan relatif seimbang, namun perempuan tetap mendominasi dalam urusan administrasi keluarga.

Ia mengungkapkan, bahwa berdasarkan data, banyak kepala keluarga perempuan di Kubu Raya, atau istri yang memang harus turun tangan mengurus dokumen, karena suami bekerja.

"Dari situ, kami siapkan hari khusus agar perempuan lebih nyaman dan tidak terburu-buru,” kata Nurmarini.

Di samping itu, ia menegaskan, meski layanan di kantor Disdukcapil pada hari Jumat diprioritaskan untuk perempuan, namun kaum laki-laki tetap dapat mengakses layanan.

“Kalau laki-laki datang, kami arahkan ke Mall Pelayanan Publik atau kecamatan terdekat yang juga ada petugas Dukcapil,” tegasnya.

Sementara itu, inovasi ini turut mendapat dukungan penuh dari Tim Penggerak PKK Kabupaten Kubu Raya.

Ketua TP-PKK, Atzebi Yatu Lensi Sujiwo, menilai Jumpa Perempuan akan sangat membantu, terutama bagi perempuan yang memiliki keterbatasan dalam hadir di ruang publik bercampur dengan laki-laki.

“Banyak ibu-ibu, termasuk yang bercadar, merasa tidak nyaman berada di tengah kerumunan. Dengan pelayanan khusus ini, mereka akan lebih leluasa mengurus dokumen kependudukan,” ujarnya.

Ia menegaskan, TP PKK siap menjadi mitra pemerintah dalam menyosialisasikan program ini dengan turun langsung ke masyarakat untuk menyampaikan inovasi baru Dukcapil Kubu Raya.

“Jadi informasi ini betul-betul sampai ke lapisan terbawah,” tegasnya.

Selain itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan KB (DP3AKB) Kubu Raya, Dyah Tut Wuri Handayani menyebut, Jumpa Perempuan sebagai bentuk nyata pelayanan publik yang pro-perempuan.

“Hal ini memberi kenyamanan lebih, sekaligus menghindari potensi ketidaknyamanan interaksi bagi kelompok tertentu,” katanya.

Menurut Dyah, inovasi ini bukan hanya soal pelayanan teknis, tapi juga strategi afirmatif untuk memperkuat posisi perempuan di ruang sipil.

“Kalau perempuan sudah memiliki dokumen kependudukan yang lengkap, akses mereka ke layanan lain, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga bantuan sosial akan lebih mudah. Jadi ini berdampak luas,” jelasnya.

Program Jumpa Perempuan menjadi penanda komitmen Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dalam menghadirkan layanan publik yang inklusif dan responsif gender.

Dengan adanya ruang khusus bagi perempuan, diharapkan semakin banyak warga yang memiliki dokumen kependudukan resmi tanpa hambatan.***


Penulis : Gregorius
Editor : Abdul Halikurrahman

Leave a comment

huja

Berita Populer

Seputar Kalbar