Bupati Sanggau Ingatkan Guru Harus Jadi Teladan Siswa

21 Januari 2026 10:42 WIB
Bupati Sanggau, Yohanes Ontot. (Istimewa)

SANGGAU, insidepontianak.com – Konflik antara guru dan murid di lingkungan sekolah masih kerap terjadi. Terbaru, di SMK Negeri 3 Tanjung Jabung Timur, Jambi, berujung laporan polisi.

Pemicunya, ucapan guru yang menyinggung siswa hingga berujung baku hantam. Bupati Sanggau, Yohanes Ontot, berharap peristiwa serupa tidak terjadi di wilayahnya.

Karena itu, ia menegaskan, pencegahan harus dimulai dari sikap dan peran guru di sekolah. Guru wajib menjadi teladan. Ruang komunikasi yang sehat dengan murid juga harus dibangun sejak awal.

“Pembentukan karakter tidak cukup dengan kata-kata. Guru harus memberi contoh nyata,” ujar Yohanes Ontot, Selasa (20/1/2026), di SMP Negeri 2 Sanggau usai melantik kepala sekolah se-Kabupaten Sanggau.

Ia menegaskan, guru tetap memiliki kewenangan memberi sanksi kepada siswa yang melanggar aturan. Namun, sanksi harus bersifat mendidik dan berada dalam batas kewajaran.

“Selama tujuannya membina dan membentuk karakter, sanksi boleh diberikan. Tapi harus proporsional,” katanya.

Ontot menilai, konflik guru dan siswa yang berujung kekerasan mencerminkan adanya penyimpangan dalam cara mendidik. Pendekatan pembinaan harus lebih dikedepankan dibandingkan tindakan emosional.

Ia pun mengajak seluruh tenaga pendidik di Sanggau menjaga dunia pendidikan sebagai ruang aman untuk membentuk karakter dan menanamkan nilai luhur.

“Sekolah harus menjadi tempat yang mendidik, bukan menakutkan. Dengan komunikasi yang baik dan saling menghormati, hubungan guru dan murid akan tetap harmonis,” pungkasnya.***


Penulis : Ansar
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar