Banjir Merendam Sejumlah Kecamatan, Bupati Landak Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana

12 Januari 2026 08:52 WIB
Kondisi banjir di Dusun Tanjung, Ngabang. (Istimewa)

LANDAK, insidepontianak.com – Bupati Karolin Margret Natasa menetapkan status siaga darurat bencana banjir di Kabupaten Landak. Status ini mulai berlaku sejak Minggu.

Keputusan diambil menyusul curah hujan tinggi yang turun terus-menerus. Intensitas dan durasi hujan memicu banjir di sejumlah wilayah rawan.

Akibatnya, debit air di sungai-sungai utama naik drastis. Meluap dan menggenangi permukiman warga. Curah hujan tinggi tidak hanya memicu banjir. Tapi juga meningkatkan potensi tanah bencana longsor. 

Karena itu, status siaga darurat ditapkan. Berlaku selama 14 hari. Bisa diperpanjang atau ditingkatkan sesuai kondisi dan situasi di lapangan.

“Kami terus memantau dan mengambil langkah sesuai kebutuhan,” ujar Karolin, Senin (12/01/2026).

Sebagai langkah kesiapsiagaan, pemerintah daerah membuka Posko Siaga Darurat Bencana di GOR Indoor Bujakng Nyangko, Ngabang.

Posko disiapkan sebagai pusat koordinasi penanganan bencana jika situasi memburuk. Karolin berharap cuaca segera membaik. Debit air diharapkan tidak terus meningkat agar aktivitas warga kembali normal.

Dengan status siaga darurat, pemerintah daerah dapat bergerak cepat. Personel, peralatan, dan logistik bisa dimobilisasi secara terkoordinasi.

Di Kecamatan Ngabang, banjir sudah merendam sejak Sabtu kemarin. Air masuk ke sejumlah rumah-rumah warga dan menutup badan jalan.

“Ketinggian air di rumah sekitar 30 sentimeter,” kata Sabat, warga Kampung Lalang.

Ia berharap, curah hujan tinggi segera mereda, sehingga genangan banjir bisa segera surut.***


Penulis : Wahyu
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar