Banjir Rendam Dua Desa di Galing Sambas, 1.724 Jiwa Terdampak
SAMBAS, insidepontianak.com – Banjir merendam dua desa di Kecamatan Galing, Kabupaten Sambas. Sebanyak 1.724 jiwa dari 406 kepala keluarga terdampak.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sambas mencatat 406 unit rumah terendam. Banjir terjadi sejak 2 hingga 5 Januari 2026.
Genangan juga mengenai sedikitnya tujuh fasilitas pendidikan. Kondisi terkini, air dilaporkan berangsur surut. Namun demikian, BPBD Sambas mengingatkan warga meningkatkan kewaspadaan.
Pasalnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan curah hujan masih berlanjut dalam beberapa hari ke depan. Kondisi ini berpotensi memicu banjir susulan.
“Kami imbau warga tetap waspada. Berdasarkan data BMKG, curah hujan ke depan masih tinggi,” pesan Kepala BPBD Sambas, Alwindo.
Ia pun memastikan, BPBD telah turun ke lokasi banjir sejak Rabu (7/1/2026). Pemantauan dan penanganan awal dilakukan di Dusun Dadau dan Dusun Semanas, Desa Tempapan Hulu.
Bantuan logistik bersama organisasi perangkat daerah terkait telah disalurkan untuk keluarga yang membutuhkan. Bantuan berupa kebutuhan pokok.
Alwindo mengingatkan potensi banjir di sejumlah wilayah Sambas dalam dua hingga tiga hari ke depan. Banjir besar di wilayah Suti Semarang, Kabupaten Bengkayang, berpeluang berdampak ke daerah hilir.
“Aliran airnya akan masuk ke Kabupaten Sambas, khususnya Kecamatan Sejangkung. Kami terus memantau desa-desa yang rutin terdampak banjir,” pungkasnya.***
Penulis : Antonia Sentia
Editor : Abdul Halikurrahman

Leave a comment