Setelah Banjir, Karhutla Kembali Mengintai Kalbar

14 Januari 2026 11:45 WIB
Ilustrasi - Petugas memadamkan kebakaran lahan. (Istimewa)

PONTIANAK, insidepontianak.com — Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali membayangi Kalimantan Barat. Risiko ini muncul setelah banjir melanda sejumlah wilayah akibat curah hujan tinggi sejak November hingga awal Januari 2026.

Berdasarkan prakiraan BMKG, curah hujan diperkirakan menurun sejak pertengahan hingga akhir Januari 2026. Situasi itu berpotensi memicu kekeringan di lahan gambut. Rawan memicu karhutla.

Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol Bambang Suharyono, menegaskan langkah antisipasi telah disiapkan. Patroli pencegahan akan ditingkatkan, khususnya di wilayah rawan.

“Kami tidak mentolerir pembukaan lahan dengan cara membakar. Risiko karhutla nyata dan harus dicegah bersama,” tegasnya.

Bambang juga menekankan peran aktif masyarakat. Menurutnya, keterlambatan pelaporan kerap membuat kebakaran kecil berkembang menjadi bencana besar yang berdampak luas, dari kesehatan hingga perekonomian.

Selain itu, Polda Kalbar mendorong pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan segera mengambil langkah strategis untuk meminimalisir dampak kekeringan dalam beberapa bulan ke depan. Masyarakat diimbau terus memperbarui informasi cuaca melalui saluran resmi BMKG.

“Kesiapsiagaan bersama menjadi kunci agar penurunan curah hujan tidak berujung pada bencana kabut asap,” pungkas Bambang.***


Penulis : Andi Ridwansyah
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar