Cuaca Buruk Hambat Aktivitas Melaut, Pendapatan Nelayan Pemangkat Kota Menurun

21 Januari 2026 13:16 WIB
Pelabuhan Banjar Kuala Pemangkat Kota tempat nelayan Lamdas berlabuh. (insidepontianak.com/Antonia Sentia).

SAMBAS, insidepontianak.com – Cuaca buruk yang melanda perairan Kabupaten Sambas dalam beberapa bulan terakhir berdampak langsung terhadap aktivitas nelayan, khususnya di wilayah Pemangkat Kota. 

Kondisi angin kencang dan gelombang tinggi membuat sebagian besar nelayan terpaksa mengurangi bahkan menghentikan aktivitas melaut.

Ketua Nelayan Lamdas Pemangkat Kota, Sukur, mengatakan bahwa cuaca menjadi hambatan utama bagi nelayan untuk mencari ikan. Akibatnya, hasil tangkapan nelayan menurun drastis.

“Kalau hambatannya untuk melaut yang sekarang memang keadaan cuaca yang tidak memungkinkan. Sudah hampir satu minggu ini nelayan tidak melaut, yang turun ke laut hanya beberapa orang saja,” ujarnya, Rabu (21/1/2026). 

Ia menambahkan, kondisi tersebut secara langsung berdampak pada pendapatan nelayan yang saat ini mengalami penurunan. Minimnya hasil tangkapan membuat penghasilan nelayan tidak seperti biasanya.

“Untuk saat ini pendapatan nelayan memang berkurang dikarenakan cuaca,” katanya.

Sukur menjelaskan, nelayan di wilayah Pemangkat Kota sebenarnya sudah terbiasa menghadapi kondisi laut yang tidak menentu. Namun, keselamatan tetap menjadi prioritas utama saat cuaca memburuk.

“Kalau sudah sering terombang-ambing di laut, angin datang pasti kapal ikut terombang-ambing. Tapi nelayan di sini sudah hafal, kalau melihat cuaca sudah gelap, mereka cepat pulang,” jelasnya.

Ia berharap kondisi cuaca segera membaik agar nelayan dapat kembali melaut secara normal dan pendapatan masyarakat pesisir dapat kembali stabil.

"Kita berharap cuaca kembali bersahabat agar kami para nelayan bisa kembali melalut seperti biasa, " pungkasnya. (*)


Penulis : Antonia Sentia
Editor : -

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar