Distribusi Solar Bermasalah, Ketua DPRD Sanggau Nilai Picu Inflasi dan Kenaikan Harga Barang
SANGGAU, insidepontianak.com - Ketua DPRD Kabupaten Sanggau, Hendrikus Hengki, menyoroti persoalan distribusi solar bersubsidi yang dinilainya turut menjadi pemicu inflasi dan melonjaknya harga barang kebutuhan pokok di wilayah itu.
Hengki menegaskan, solar bersubsidi sejatinya diperuntukkan bagi angkutan barang dan masyarakat yang benar-benar membutuhkan, bukan justru dialihkan ke sektor industri.
"Solar ini harusnya benar-benar untuk angkutan barang dan masyarakat yang berhak menerima subsidi, bukan dilarikan ke industri,” tegas Hengki, Rabu (14/1/2026).
Menurutnya, penyalahgunaan distribusi solar berdampak langsung pada tingginya biaya angkut barang.
“Ini berkaitan langsung dengan inflasi dan tingginya harga barang. Karena ongkos angkut jadi mahal," ungkapnya.
Ia menilai lemahnya pengawasan menjadi salah satu penyebab utama terjadinya kelangkaan solar di sejumlah SPBU.
Antrian panjang, katanya, kini hampir terjadi setiap hari. Ironisnya, kendaraan angkutan barang yang seharusnya mendapatkan solar subsidi justru sering tidak kebagian.
“Selama ini ada yang ngantri, lalu dijual lagi. Ngantri lagi, dijual lagi," kesal legislator PDI-P itu.
Akhirnya, mobil-mobil angkutan barang yang memang butuh solar subsidi malah tidak dapat. Dan para sopir terpaksa membeli solar di kios dengan harga yang jauh lebih tinggi.
Di samping itu, ia mengungkapkan, bahwa kejadian ini berimbas pada kenaikan harga barang di pasaran, tidak hanya di Kabupaten Sanggau, tetapi juga di wilayah lain di Kalimantan Barat.
“Harga bahan bakar naik, otomatis harga kebutuhan pokok masyarakat ikut naik,” jelasnya.
Hengki berharap, adanya peran serius dari aparat penegak hukum (APH), Pertamina, serta pihak keamanan untuk memperketat pengawasan distribusi solar agar benar-benar tepat sasaran. Supaya inflasi bisa ditekan dan harga barang tetap terjaga
“Kami berharap APH bekerja secara serius, bagaimana menjaga distribusi solar ini benar-benar sampai kepada yang berhak,” harapnya.
Menurut keyakinannya, jika persoalan distribusi solar tidak segera dibenahi, maka dampaknya akan terus dirasakan masyarakat, terutama dalam bentuk kenaikan harga kebutuhan pokok yang semakin membebani ekonomi warga. (Greg)
Penulis : Gregorius
Editor : -
Tags :

Leave a comment