BPBD Kalbar Tingkatkan Patroli Karhutla, Satu Titik Api Muncul di Kubu Raya
PONTIANAK, insidepontianak.com – Ancaman kebakaran hutan dan lahan mulai muncul di Kalimantan Barat, menyusul cuaca panas melanda hampir dua pekan belakangan ini.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalbar pun memperketat patroli lapangan. Satu titik api terdeteksi di Kabupaten Kubu Raya. Petugas langsung diterjunkan untuk pemadaman.
“Sejak kemarin hingga hari ini kami sudah turun patroli, pembasahan, dan pemadaman jika ditemukan titik api,” ujar Koordinator Harian Pusat Pengendali Operasi Penanggulangan Bencana BPBD Kalbar, Daniel, Senin (19/1/2026).
Luas lahan terbakar belum dapat dipastikan. Pengukuran menjadi kewenangan Dinas Lingkungan Hidup. BPBD, fokus pada pengendalian dan penanganan dampak karhutla di lapangan.
“Kami konsentrasi pada penanggulangan. Termasuk kesiapan evakuasi warga dan pembagian masker jika diperlukan,” jelasnya.
Untuk memperkuat respons cepat, BPBD Kalbar menyiapkan pendirian posko lapangan di kawasan Jalan Madusari, wilayah yang dinilai rawan karhutla. Posko akan dilengkapi personel dan peralatan pendukung.
“Personel dan peralatan disiagakan agar penanganan bisa segera dilakukan,” katanya.
Daniel menyebut, berdasarkan prakiraan BMKG, hingga 25 Januari 2026 hampir seluruh kabupaten dan kota di Kalbar berpotensi mengalami kebakaran lahan. Kondisi ini menuntut kewaspadaan lebih tinggi.
Menyikapi hal tersebut, BPBD Kalbar telah berkoordinasi dengan BPBD kabupaten dan kota, serta lintas instansi, termasuk TNI dan Polri, untuk memperkuat langkah pencegahan.
BPBD Kalbar juga mendorong pemerintah daerah segera menetapkan status siaga darurat asap akibat karhutla agar penanganan dapat dilakukan lebih terkoordinasi dan masif.
“Dengan status siaga, upaya pencegahan dan penanganan bisa lebih terarah dan melibatkan semua unsur,” pungkas Daniel.***
Penulis : Andi Ridwansyah
Editor : Abdul Halikurrahman
Tags :

Leave a comment