Pascabanjir di Landak, Pemerintah Dorong Desa Tingkatkan Kesiapsiagaan Lingkungan

19 Januari 2026 16:03 WIB
Potret banjir yang melanda Kabupaten Landak dari 9-13 Januari lalu/IST

LANDAK, Insidepontianak.com- Pemkab Landak mendorong desa-desa untuk meningkatkan kesiapsiagaan lingkungan setelah sejumlah wilayah terdampak banjir akibat cuaca ekstrem.

Bupati Landak Karolin Margret Natasa menyampaikan, banjir yang melanda 20 desa menjadi pengalaman penting bagi pemerintah dan masyarakat desa dalam menghadapi bencana.

Ia mengatakan, pemerintah telah menyalurkan bantuan dari Kementerian Dalam Negeri dan APBD Kabupaten Landak untuk membantu pemulihan wilayah terdampak.

Bantuan tersebut difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat dan mendukung proses pemulihan pascabencana.

“Penanganan pascabencana perlu disertai upaya pencegahan ke depan,” kata Karolin, Senin (19/01/2026).

Menurut Karolin, kesiapsiagaan desa perlu terus ditingkatkan seiring perubahan cuaca yang semakin tidak menentu.

Selain kesiapsiagaan, upaya pelestarian lingkungan juga menjadi perhatian pemerintah daerah. Lingkungan yang terjaga dinilai dapat membantu mengurangi risiko bencana.

Penanaman bibit pohon menjadi salah satu langkah yang didorong untuk dilakukan secara berkelanjutan di desa-desa.

"Kita bagikan bibit pohon, mudah-mudahan bisa ditiru, dilaksanakan di tempatnya masing-masing," ucapnya.

Tanaman produktif, selain bermanfaat bagi lingkungan, juga berpotensi menambah nilai ekonomi bagi masyarakat.

Karolin berharap, program pelestarian lingkungan dapat diintegrasikan dalam perencanaan pembangunan desa.

Dengan pendekatan tersebut, pemerintah daerah optimistis desa-desa di Landak dapat lebih siap menghadapi potensi bencana di masa mendatang. (*)


Penulis : Ya Wahyu
Editor : -

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar