Perkuat Ketahanan Gizi, Bupati Karolin Dorong Budidaya Pangan Lokal, Bibit Unggul Disiapkan

20 Januari 2026 09:52 WIB
Bupati Landak, Karolin Margret Natasa ketika melihat bibit tanaman pangan lokal di UPTD Balai Benih Horikultural. (Insidepontianak.com/Wahyu)

LANDAK, insidepontianak.com – Pemerintah Kabupaten Landak bersiap menggarap budidaya tanaman pangan lokal. Kedelai dan umbi-umbian menjadi fokus utama.

Program ini disiapkan sebagai strategi memperkuat ketahanan gizi masyarakat sekaligus menekan angka stunting.

Di saat yang sama, program ini diarahkan untuk mengoptimalkan lahan pertanian agar berdampak langsung pada kesejahteraan warga.

“Kami berupaya menggali potensi pangan lokal yang memiliki nilai gizi tinggi,” kata Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, Selasa (20/1/2026).

Tahap awal dimulai dari pembibitan tanaman bernutrisi tinggi. Setelah itu, pemerintah memetakan lahan tanam yang sesuai dengan karakteristik wilayah.

Melalui dinas terkait, Pemkab Landak melakukan evaluasi menyeluruh agar bibit, termasuk kedelai, dapat tumbuh optimal dan produktif.

“Pembibitan menjadi kunci. Masyarakat harus punya akses mudah terhadap bahan pangan berkualitas,” ujarnya.

Karolin menegaskan, program ini bukan sekadar soal bercocok tanam. Lebih jauh, budidaya pangan lokal diarahkan menjadi gerakan perubahan pola konsumsi.

“Kita akan memasyarakatkan pangan lokal yang kaya nutrisi,” katanya.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan upaya pencegahan stunting yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Sumber daya alam yang tersedia harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

“Kita manfaatkan apa yang ada di sekitar kita untuk masa depan yang lebih sehat,” tegasnya.

Dengan sosialisasi masif dan dukungan bibit unggul, pangan lokal diharapkan menjadi tameng utama ketahanan gizi generasi mendatang.

“Ini bagian dari revolusi makanan bergizi agar stunting bisa dicegah sejak dini,” pungkas Karolin.***


Penulis : Wahyu
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar