9.881 Jiwa Terdampak Banjir di Sanggau, Pemkab Aktifkan Satgas Batingsor
SANGGAU, insidepontianak.com -- Sebanyak delapan desa di empat kecamatan Kabupaten Sanggau terendam banjir. Berdasarkan data BPBD Kabupaten Sanggau, total 2.424 Kepala Keluarga (KK), 9.881 jiwa terdampak banjir tersebut.
Di Kecamatan Entikong, Desa Entikong sebanyak 425 KK terdampak banjir. Kemudian, Kecamatan Sekayam, Desa Balai Karangan 500 KK terdampak banjir.
Selanjutnya, Ada dua desa yakni Desa Kasromego dan Desa Bereng Bekawat di Kecamatan Beduai yang terdampak banjir dengan total 460 KK terdampak.
Lalu di Kecamatan Kembayan ada empat desa yakni Desa Kuala Dua, Desa Sebungkuh, Desa Tanjung Merpati dan Desa Mobui yang diterjang banjir. Di empat desa tersebut total 1.036 KK terdampak.
Banjir disebabkan oleh curah hujan yang tinggi mengakibat Sungai Sekayam meluap hingga ke pemukiman dan rumah warga. Banjir juga merendam jalan nasional Lintas Malindo hingga mengakibatkan akses ke wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia lumpuh.
Plt. Kepala BPBD Sanggau, Budi Darmawan mengatakan pihaknya telah melakukan langkah-langkah strategis dalam penanganan banjir di empat kecamatan tersebut. Salahsatunya mengaktifkan komando satuan tugas (Satgas) penanganan Batingsor. Satgas diharapkan dapat bekerja maksimal, agar penanganan bencana bisa dilaksanakan dengan cepat, tepat dan terpadu.
"Kita juga berharap, berbagai pihak terkait dari multisektor dapat bersinergi dan berkolaborasi dengan pemerintah dalam upaya penanganan banjir ini," kata Budi Darmawan Selasa (13/1/2026).
Lanjutnya, Tim BPBD bersama TNI-Polri dan pemerintah setempat telah melakukan penanganan bencana meliputi, pencarian, pertolongan dan evakuasi terhadap warga terdampak banjir.
Kemudian, bencana di Kabupaten Sanggau juga mendapat perhatian BNPB RI. Dukungan logistik dan peralatan penanganan bencana senilai Rp500 lebih telah diserahkan ke Pemkab Sanggau.
"Kita mengucapkan terimakasih kepada BNPB RI yang telah memberi dukungan kepada Kabupaten Sanggau. Tentunya bantuan ini sangat berarti untuk masyarakat Sanggau," pungkansya. (*)
Penulis : Ansar
Editor : Wati Susilawati

Leave a comment